Simple Present Tense is used for :
1. Declaring an act that has become a habit (Habitual Action)
example:
• I go to school Every day
• She studies English twice a week.
• I go to church on Sundays
2. To declare an event that has been declared a public or general truth (General Truth).
example:
• The water is white
• The sun rises in the east and sets down in the west.
• The earth revolves round the sun.
3. Stating that the activities already planned and scheduled, on time will come.
example:
• Classes begin next week.
• The football team plays in Bangkok next week.
• The trainleaves in ten minutes. Do hurry up, din!
Pattern :
(+) S + VerbI (s/es) + O
(-) S + Do Not/ Does Not + VerbI + O
(?) Do/Does + S + Verb1 + O
Do à Subject : I / You / We / They
Does à Subject : She /He/It
Examples :
+ He goes to campus every morning
- He does not go to campus every morning
? Does he go to campus every morning?
+ They study English every week
- They do not study English every week
? Do they study English every week?
We use the simple present tense when:
• The action is general
• The action happens all the time, or habitually, in the past, present and future
• The action is not only happening now
• The statement is always true
Use Verbs Simple Present Tense In:
a. Ending vowel (vocal): -o and consonant (a consonant): -x, -ss, -sh, -ch , then added with -es.
Example:
Go => goes
Fix => fixes
Pass => passes
b. Ends with -y, preceded by the letter die, replaced by -i, then plus-es.
Example:
Fly => flies
Cry => cries
c. if in the end by the letter -y in vowels preceded it in just add -s.
Example:
Pay => pays
Play => plays
Tampilkan postingan dengan label Pelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelajaran. Tampilkan semua postingan
Kamis, 12 Agustus 2010
Sabtu, 07 Agustus 2010
Konsep Geografi
Contoh konsep geografi
1. Konsep Interaksi dan Interdependensi yaitu saling berpengaruh dan ketergantungan antara gejala di muka bumi. Misalnya: antara desa dan kota
2. Konsep aglomerasi yaitu pemusatan, penimbunan, pengelompokan pada suatu tempat atau kawasan. Misalnya: kawasan industri, pertanian, pemukiman
3. Konsep pola berkaitan dengan persebaran fenomena geosfer dipermukaan bumi. Misalnya: persebaran jenis tanah, flora-fauna, dll.
4. Konsep keterikatan keruangan yaitu keterkaitan persebaran suatu fenomena dengan fenomena alam, tumbuh-yumbuhan maupun sosial. Misalnya: daerah pantai pada umumnya pencahariannya sebagai nelayan karena dekat laut.
Prinsip Geografi
1. Prinsip Penyebaran, yaitu gejala geografi baik tentang alam, tumbuh-tumbuhan, hewan, dan manusia yang tersebar secara tidak merata.
Contoh: Tembaga terdapat di Irian dan tumbuhan teh tumbuh subur di pegunungan, dan lain-lain.
2. Prinsip Interrelasi, yaitu hubungan yang salingterkait antara gejala yang satu dengan gejala yang lainnya dalam suatu ruang tertentu.
Contoh: Longsor terjadi karena curah hujan yang tinggi dan hutan yang gundul dan tidak adanya sengkedan.
3. Prinsip Korologi, atau (prinsip keruangan), dalam prinsip ini gejala-gejala, fakta-fakta dan masalah geografiditinjau dari penyebaran, interrelasi dan interaksinya dalam suatu kesatuan yang terdapat pada ruang tertentu.
Contoh: Tumbuhan teh hidup subur di dataran tinggi.
4. Prinsip Deskriptif yaitu prinsip untuk memberikan penjelasan atau gambaran lebih jauh tentang gajala-gejala atau masalah yang diselidiki atau dipelajari dengan: diagram, grafik, tabel, gambar maupun peta
1. Konsep Interaksi dan Interdependensi yaitu saling berpengaruh dan ketergantungan antara gejala di muka bumi. Misalnya: antara desa dan kota
2. Konsep aglomerasi yaitu pemusatan, penimbunan, pengelompokan pada suatu tempat atau kawasan. Misalnya: kawasan industri, pertanian, pemukiman
3. Konsep pola berkaitan dengan persebaran fenomena geosfer dipermukaan bumi. Misalnya: persebaran jenis tanah, flora-fauna, dll.
4. Konsep keterikatan keruangan yaitu keterkaitan persebaran suatu fenomena dengan fenomena alam, tumbuh-yumbuhan maupun sosial. Misalnya: daerah pantai pada umumnya pencahariannya sebagai nelayan karena dekat laut.
Prinsip Geografi
1. Prinsip Penyebaran, yaitu gejala geografi baik tentang alam, tumbuh-tumbuhan, hewan, dan manusia yang tersebar secara tidak merata.
Contoh: Tembaga terdapat di Irian dan tumbuhan teh tumbuh subur di pegunungan, dan lain-lain.
2. Prinsip Interrelasi, yaitu hubungan yang salingterkait antara gejala yang satu dengan gejala yang lainnya dalam suatu ruang tertentu.
Contoh: Longsor terjadi karena curah hujan yang tinggi dan hutan yang gundul dan tidak adanya sengkedan.
3. Prinsip Korologi, atau (prinsip keruangan), dalam prinsip ini gejala-gejala, fakta-fakta dan masalah geografiditinjau dari penyebaran, interrelasi dan interaksinya dalam suatu kesatuan yang terdapat pada ruang tertentu.
Contoh: Tumbuhan teh hidup subur di dataran tinggi.
4. Prinsip Deskriptif yaitu prinsip untuk memberikan penjelasan atau gambaran lebih jauh tentang gajala-gejala atau masalah yang diselidiki atau dipelajari dengan: diagram, grafik, tabel, gambar maupun peta
Langganan:
Postingan (Atom)